Himmpas UNJ, Tetap Berkontribusi dengan Segala Keterbatasan

JAKARTA, (13/5) – Kunjungan Pusat Koordinasi Forum Silaturahmi Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (Puskornas Forsi Himmpas) Indonesia di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kampus Rawamangun merupakan kunjungan keenam setelah sebelumnya Puskornas Forsi Himmpas Indonesia berkunjung ke Universitas Negeri Semarang dan Universitas Diponegoro Semarang, dan Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Malik Ibrahim di Malang. Kunjungan Puskornas Forsi Himmpas Indonesia di Jakarta diawali dengan kungjungan ke Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (Himmpas UNJ), pada Rabu (13/5) lalu. Ridwan Arifin, Kepala Humas dan Media Puskornas Forsi Himmpas Indonesia bertemu langsung oleh Arifto Juniardi, Ketua Umum Himmpas UNJ dan beberapa Pengurus Harian Himmpas UNJ.

            “Keterlibatan Himmpas UNJ dalam jaringan Forsi Himmpas Indonesia merupakan sesuatu yang nyata, sebab Himmpas UNJ menjadi salah satu tim Deklarator Forsi Himmpas Indonesia”, ungkap Ridwan mengawali perbincangan dalam pertemuannya. Lebih jauh Ridwan menegaskan dan mengapresiasi aktivitas Himmpas UNJ yang konsisten dan terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan menurut Ridwan, Himmpas UNJ menjadi salah satu Himmpas yang aktif melaporkan kegiatannya kepada Puskornas Forsi Himmpas Indonesia. Sementara itu, Arifto Juniardi, Ketua Umum Himmpas UNJ, dalam pertemuan tersebut menceritakan beberapa capaian yang telah dilakukan oleh Himmpas UNJ. Salah satu capaian yang memuaskan adalah kegiatan Edu Nation yang terselenggara tingkat nasional dan mendapat respon posititif dari sivitas akademika UNJ. Lebih jauh, Arifto juga menyampaikan beberapa program kerja Himmpas UNJ, diantaranya Bengkel Penelitian dan Kajian Rutin Himmpas yang sukses diadakan. Bahkan Himmpas UNJ juga berencana melakukan Kunjungan Siaturahmi ke Keluarga Mahasiswa Islam Institut Teknologi Bandung (Kamil ITB).

            Kontribusi Himmpas UNJ untuk Kampus UNJ sangat terlihat jelas dengan beberapa kegiatan yang telah diselenggarakan. Bengkel Penelitian, menyediakan solusi bagi mahasiswa khususnya Pascasarjana UNJ dalam mematangkan aktivitas penelitiannya. Bahkan kegiatan tesebut diselenggarakan rutin dengan kurikulum yang sedemikian rupa. Kegiatan tersebut mampu menyerap banyak peserta dan memberikan pemahaman yang utuh dalam proses penelitian. Selain Bengkel Penelitian, Himmpas UNJ juga beberapa kali mengadakan Kajian tentang Jual Beli Islami. Kegiatan tersebut menjadi solusi bagi mahasiswa secara umum dalam memahami kegiatan jual beli dan perdagangan yang Islami, sehingga mahasiswa mengerti bagian mana yang dihalalkan dan mana yang diharamkan.

            Namun, dengan padat dan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan oleh Himmpas UNJ, perihal legalitas Himmpas UNJ masih terkendala. “Legalitas Himmpas UNJ sejauh ini menjadi kendala, meskipun Himmpas UNJ menjadi salah satu Deklarator dan aktif dalam jaringan Forsi Himmpas, namun masih belum legal”, ujar Arifto. Lebih jauh Arifto mengatakan bahwa masalah legalitas secara otomatis menimbulkan masalah pendanaan dalam kegiatan Himmpas UNJ. “Karena kami(Himmpas UNJ: ed) belum legal, maka kami tidak mendapatkan pendanaan secara pasti dari pihak kampus”, ungkapnya lebih jauh. Namun demikian, Arifto menegaskan bahwa perihal pendanaan kegiatan Himmpas UNJ, banyak dibantu oleh infaq dan iuran anggota, selain itu sumbangan dari beberapa alumni. “Meski terkendala finansial, tapi kegiatan kami tetap berjalan dengan sangat baik”, tegas Arifto.

            Mengenai permasalahn legalitas ini, Himmpas UNJ menargetkan pada tahun ini mampu bersinergi secara aktif dengan forum-forum dan lembaga kemahasiswaan di tingkat Pascasarjana UNJ, sehingga mampu berkolaborasi untuk membuat kegiatan-kegiatan yang nyata bagi sivitas akademika UNJ.

Tim Humas Media Puskornas Forsi Himmpas

Berbagi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *