#MelawanAsap & Mengenakan Masker, Ajakan Solidaritas Pada Korban Asap di Medsos

Solidaritas-MelawanAsap--300x284JAKARTA – Ajakan solidaritas untuk para korban kabut asap di sejumlah wilayah di Indonesia dengan mengenakan masker didengungkan di sejumlah media sosial. Tagar #MelawanAsap diusung sebagai wujud solidaritas bersama, demikian pantauan Muslimdaily.net pada Rabu (7/10).

“Berusaha mewujudkan rasa solidaritas dengan hal yang sederhana untuk saudara korban tragedi asap dengan masker dan tagar ‪#‎MelawanAsap ‪#‎RevolusiLangitBiru (disamping jg dg donasi2, doa, dan yg lainnya) Bismillah, ayo bersama!” kata pemilik akun FacebookAhmed Fikreatif, Rabu (7/10).

Langkah serupa dilakukan salah seorang redaktur Radio Dakta Azeza Ibrahim, ia memposting fotonya dengan poster bertuliskan #MelawanAsap lengkap dengan masker menutupi wajah dan menyebarluaskannya di sejumlah group whatsapp.

Sementara beberapa karyawan di sebuah bank swasta di Jakarta menyampaikan pesan,”jangan kirimkan kami ASAP!! Tapi kirimkan kami bantuan ASAP (As Soon As Possible),” tulis Hesty dan Nita dalam poster yang diunggahnya di sebuah group whatsapp.

Sementara itu, headline harian umum Republika pada Rabu (7/10) juga memasang sembilan foto anak-anak korban asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah tengah mengenakan masker. “Korban Tewas Berjatuhan,” tulis judul headline-nya.

Kabut Asap Memakan Korban

Dilaporkan, seorang pria bernama Muhammad Iqbal Hali meninggal duni di Pekanbaru, Riau, akibat penyakit asma karena dipicu kabut asap. Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Helda S Munir mengiyakan kematian korban karena kabut asap. Sedangkan peningkatan penyakit akibat asap mencapai 20% pada Oktober ini.

Kematian ini menambah daftar korban tewas akibat kabut asap setelah sebelumnya, seorang bayi tewas di Palangkaraya dan di Jambi tewas akibat kabut asap yang menguar.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyatakan kabut asap di Sumatra dan Kalimantan sudah mencapai taraf membahayakan.

“Jumlah oksigen di udara menjadi menipis jika Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) meninggi. Warga yang memiliki kondisi rentan akan mudah terkena ISPA,” katanya seperti dikutip dariRepublika.

Sumber: Muslim Daily

Berbagi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *