Musyawarah Kerja Nasional: #IndonesiaBeradab

Bogor- Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) menjadi penanda berputarnya roda organisasi Forsi Himmpas Indonesia. Setelah pada November lalu, Musyawarah Nasional (Munas) Forsi Himmpas Indonesia menunjuk Himmpas IPB sebagai pusat koordinasi nasional (puskornas) Forsi Himmpas Indonesia, maka mukernas sabtu (18/2/2017) lalu merupakan agenda pertama yang dihelat.

Bertempat di Ruang Sidang Alhurriyah, acara yang dimulai dari pagi hingga sore tersebut berjalan dengan lancar. Mukernas 2017 ini dihadiri perwakilan atau delegasi dari 7 Himmpas se-Indonesia, yaitu Himmpas UI, Himmpas UNJ, Himmpas UGM, Himmpas UNY, Kamil ITB, dan Himmpas IPB, yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Arief Mulyawan selaku Ketua Umum Forsi Himmpas menyatakan sangat mengapresiasi kesediaan dan kehadiran delegasi dari masing-masing Himmpas. ‘Hal ini menjadi bukti atas komitmen kita untuk berkontribusi dalam proses pembangunan dan peningkatan daya saing bangsa, khusunya bagi mahasiswa pascasarjana’.

Adapun tujuan dari pelaksanaan mukernas ini adalah untuk membahas petunjuk pelaksanaa pola kerja (P3K) dan program kerja dari Forsi Himmpas Indonesia. Dalam pembahasan P3K, terjadi perubahan terkait nomenklatur bidang, namun demikian secara substansi tidak merubah perannya. Selain itu, program kerja yang telah disusun oleh pengurus juga dipaparkan oleh masing-masing bidang, kemudian dibahas secara sistematis dalam forum. Secara umum terdapat 25 program kerja dari 6 unit organisasi (termasuk bidang), yaitu Bendara dan tim fundrising, sekretaris umum, bidang Pengembangan dan Pendampingan Himmpas (P2H), bidang Penyiaran Publik dan bidang Pengembangan Keilmuan.

Bendahara dan tim fundrising banyak menawarkan program kerja yang diproyeksi dapat menghasilkan pendanaan mandiri bagi forsi himmpas. Sedangkan P2H ditekankan untuk mengawal pendampingam dan pengembangan himmpas di seluruh indonesia, serta membahas rencana strategis Forsi Himmpas Indonesia. ‘Melalui program kerja P2H diharapkan dapat memicu dan mengawal pertumbuhan jumlah himmpas maupun peningkatan kualitas Himmpas yang sudah existing‘, demikian yang disampaikan oeh Yusriah selaku ketua bidang. Bidang Penyiaran Publik mengupayakan syiar dan dakwah yang mangkus melalui platform media yang dikelola oleh Forsi Himmpas. Adistiar selaku ketua bidang di sela-sela acara menyatakan, ‘Media daring saat ini memiliki peran yang besar dalam aktivitas penyiaran publik dalam rangka ishlah wa taghyir (perbaikan dan perubahan sistem hidup ke arah Madaniyah). Terakhir, bidang Pengembangam Keilmuan menargetkan dapat melaksanakan konferensi bertaraf internasional dan mempublikasikan hasil konfrensi tersebut dalam bentuk prosiding.

Muskernas ini juga menjadi momentum harmonisasi arah gerak himmpas-himmpas di seluruh Indonesia. ‘Pada tahun ini kami mencanangkan gerakan #IndonesiaBeradab sebagai tagline utama Forsi Himmpas, oleh karena itu kami berhap seluruh himmpas di Indonesia dapat mengadopsi dan turut menyukseskannya’, kata Arief menutup pernyataannya. (buy)

 

Berbagi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *