Akhwat Zone: Pelatihan Merajut ala Taman Kreasi An-Nisa

BANDUNG – Departemen Annisa kembali melakukan terobosan baru. Kali ini bertajuk “Taman Kreasi Annisa” edisi pelatihan merajut khusus akhwat yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Sabtu (1/4) dan Minggu (2/4) pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Pelatihan dipandu oleh pemateri yang merupakan mahasiswi mahasiswi pascasarjana Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Sari Yuningsih, S.Pd, yang telah lama menggeluti dunia merajut. Teh Sari telah menghasilkan beberapa karya seperti boneka, tas, baju dan sebagainya. Pelatihan juga dipandu oleh Khozinatus Sadah sebagai pemateri pendamping.

Pelatihan hari pertama dilaksanakan di Gedung Sayap Selatan (GSS) A Masjid Salman ITB diikuti oleh lebih kurang 40 peserta dari berbagai fakultas dan universitas di Kota Bandung. Peserta dibekali satu gulung benang katun dan satu buah hakpen (jarum untuk merajut). Setelah duduk lesehan di dalam GSS A, pemateri menyampaikan pendahuluan dan pengenalan tentang peralatan merajut secara umum. Teh Sari menyampaikan materi dengan luwes dan menarik sehingga peserta tidak merasa bosan. Hari pertama pelatihan yaitu tutorial pembuatan tusuk rantai, tusuk tunggal dan tusuk ganda. Peserta tampak antusias dan bersemangat.

Pengenalan Peralatan Merajut oleh Sari Yuningsih, S.Pd selaku Pemateri

Peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 5-6 orang. Satu kelompok dipandu oleh anggota Departemen An-nisa. Pelatihan berlangsung tertib hingga istirahat sholat Ashar dan dilanjutkan kembali hingga pukul 17.00 WIB.

Peserta Pelatihan Merajut yang dibagi Menjadi Kelompok Kecil

Hari kedua pelatihan merajut dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB bertempat di kantin East Corner ITB yang berlokasi di belakang FTTM ITB. Pelatihan masih dipandu oleh pemateri yang sama tetapi dengan tema yang berbeda yaitu tutorial pembuatan boneka, bros dan gantungan kunci.

Pelatihan Merajut Hari Kedua di Kantin East Corner

Teh Uci, manajer kantin East Corner, menyambut postif terhadap kegiatan pelatihan merajut ini, “Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancer di East Corner. Semoga kedepanna Kamil bisa sering-sering silaturrahmi ke East Coner. InsyaAllah, kita akan dukung untuk pergerakan dakwahnya.”

Pelatihan hari kedua ditutup pada pukul 17.00 WIB. Departemen Annisa menambahkan akan melakukan follow up setiap minggu agar peserta tidak lupa dengan teknik merajut yang telah dijelaskan dan harapannya dapat menyelesaikan satu produk. Hal ini senada dengan penyampaian dari pemateri, Teh Sari, “Kegiatannya sangat menarik. Harapannya pelatihan ini hanya sebagai awal dan terus dilakukan secara rutin tiap pekan. Akan bermanfaat kedepannya untuk usaha atau mengisi waktu luang. Programnya dibuat terus, ya. Pesannya ntuk panitia semoga lebih solid lagi.”

Aang, salah satu peserta pelatihan merajut, menambahkan , “Sering-sering adakan acara seperti ini. Sarannya ada pembimbing di tiap kelompok. Untuk kepanitiaan harusnya lebih mengerti terlebih dahulu agar bisa memandu peserta. Harapannya untuk kegiatan selanjutnya adakan pelatihan menjahit.”

Syifa, mahasiswi Pascasarjana SAPPK, juga megungkapkan kepuasannya terhadap pelatihan merajut ini “Untuk acara besar kali ini saya akui sudah sangat termanajemen dengan baik dan dikelola dengan panitia yang cukup dan kompak juga. Acara ini sudah sangat sukses dan memuaskan juga karena diikuti dgn fasilitas-fasilitas pelatihan yang lengkap, dimulai dari snack, alat, dan bahan, infocus, pengeras suara, hingga tempat yang benar-benar diperhatikan. jadi over all kesannya bagus deh. Lanjutkan terus dan semangat selalu untuk pengadaan follow up merajutnya ya… Panitia dan pesertanya.” Di akhir testimoninya Syifa juga menambahkan pesan, “Sebaiknya untuk hari kedua di sms satu persatu ke pesertanya, sebagai reminder dan juga sebagai petunjuk kepada peserta jikalau ada informasi penting yang berubah, seperti tempat tadi.

Pelatihan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa sertifikat kepada pemateri dan dilanjutkan dengan foto bersama( (Mutiara).

 

Berbagi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *