Akademika

[Call for Paper and Conference]     [Kabar Pascasarjana Indonesia]


Pandangan terus kepada alam, menimbulkan dua kesan, pertama ilmu karena hasil otak, kedua budi karena pendapat jiwa. Keduanya itulah yang jadi tujuan Nabi. Tuhan katakan: “Yang takut kepada Allah adalah cuma orang-orang yang berpengetahuan,” dan Nabi berkata: “Aku diutus Tuhan untuk menyempurnakan budi pekerti.” Hanya keduanya itulah, yaitu ilmu dan budi, yang dapat membangkitkan manusia dan membentuk perikemanusiaan.

Buya Hamka (ketua Majelis Ulama Indonesia Pertama; 1975-1981) I Kutipan Buku ‘Dari Lembah Cita-Cita’ (1946)